Hari menjelang sore. Hye Ra dan kakeknya pun berangkat menuju rumah
sakit untuk menjenguk nenek Jong Hyun. Perjalan menuju rumah sakit sangatlah
padat, karena terjadi sebuah kecelakaan di jalan yang harus dilewati Hye Ra dan
kakeknya. Dari radio diberitakan bahwa tidak ada korban jiwa, namun kecelakan
tersebut mengakibatkan banyak pengendara luka-luka dan kendaraan rusak berat,
dan semua korban dilarikan kerumah sakit tempat nenek Jong Hyun dirawat.
Tepat pukul 7 malam Hye Ra dan kakeknya tiba dirumah sakit. Hye Ra
dan kakeknya langsung menuju ruang rawat nenek Jong Hyun. Didalam ruangan itu,
ada Jung Shin, Jun Hee dan juga ibu mereka yang sedang menjaga nenek. Sedangkan
Jong Hyun dan ayahnya sedang pulang untuk mengambil pakaian ganti untuk ibu
yang akan menjaga nenek dirumah sakit.
“selamat malam, bagaimana keadaanmu So Young? Apa kau sudah tidak
apa-apa?”. Tanya kakek pada nenek Jong Hyun.
“kau sudah datang In Woo! Mana cucumu?”. Lanjut nenek Jong Hyun.
“selamat malam, aku Kang Hye Ra, cucu dari Kang In Woo, salam
kenal!”. Kata Hye Ra memperkenalkan diri, kepada semua yang ada disana.
“In Woo, cucumu cantik dan manis sekali!”. Balas Nenek Jong Hyun
dengan wajah girang.
“apanya yang cantik? Itu biasa saja!”. Kata Jun Hee dengan nada
ketus.
“Jun Hee! Apa yang kau katakan? Minta maaf sekarang pada kak Hye Ra
dan Kakek In Woo!”. Kata ibu yang langsung menghentikan ucapan Jun Hee.
“ck... baiklah! Maafkan aku kek, aku sudah tidak sopan, aku juga
minta maaf kak Hye Ra!”. Kata Jun Hee sambil membungkukan badannya.
“oh, tidak apa-apa Jun Hee, hahahahaha.... cucu mu ini manis sekali
So Young! Dia cucu perempuanmu satu-satunya kan!”. Sambung kakek mencairkan
suasana.
“dia orangnya? Orang yang
mau dijodohkan dengan ku? Aku kan tidak suka cowok gondrong! Aarrrrgghhhh....
menyebalkan! Kakek ini benar-benar,aku akan dijodohkan dengan pria seperti dia
kan? Dia memang tampan, tapi penampilannya tidak sama dengan apa yang
sering kakek katakan! Kakek bilang, dia tampan, pintar, bisa main gitar
dan tidak gondrong kan! Apa kakek melihatnya beberapa tahun yang lalu ya, jadi
sekarang dia sudah gondrong!”. Kata Hye Ra dalam hati sambil terus
memperhatikan Jung Shin.
“apa kau lihat-lihat? Tidak suka?”. Kata Jung Shin ke arah Hye Ra
yang dari tadi terus memperhatikannya.
“Jung Shin jaga sikap mu!”. Kata nenek
“aaahh,, nenek! Aku tidak suka dia melihatku seperti itu! Untung
bukan aku yang akan menikah dengannya! Kasihan sekali Jong Hyun adik ku!”.
“benar sekali kak Jung Shin, kasihan kak Jong Hyun kalau menikah
dengan gadis ini!”. Sambung Jun Hee sambil mendekat kearah Jung Shin.
“Jun Hee kita harus membuat gadis itu menjadi tidak nyaman! Kita
harus selamatkan Jong Hyun dari perjodohan ini! Kita harus bekerja sama!”.
Bisik Jung Shin pada adiknya itu.
“kalian berdua ini, kenapa sih kalian? Sebaiknya kalian menunggu
diluar, kalian benar-benar mengganggu!”. Kata ibu sambil mendorong Jung Shin
dan Jun Hee keluar ruangan.
“maaf paman, dan Hye Ra, biar kami tunggu diluar saja!”. Sambung ibu
Jong Hyun lagi.
“jadi memang bukan cowok
gondrong itukan yang dijodohkan dengan ku! Syukuralah, aku jadi lega! Tapi
mereka itu menyebalkan sekali. Berani-beraninya mereka mengatakan itu di depan
ku! Memang mereka pikir aku mau dijodohkan seperti ini!”. Kata Hye Ra dalam
hatinya.
“aaahh,, memang anak-anak itu sungguh keterlaluan,tapi mereka
sebenarnya anak yang baik. Tadi itu Jung Shin cucu pertama ku, dia memang
seperti itu, sedikit susah diatur! Sedangkan yang satu lagi Jun Hee, dia memang
sangat manja, ya maklumlah anak paling kecil, dan masih sangat muda, jadi masih
suka seenaknya sendiri!”.
“lalu kalau Jong Hyun dan menantumu dimana? Aku tidak melihat
mereka!”.
“mereka sedang mengambilkan pakain ganti untuk Hye Won, sebentar
lagi juga akan kembali!”.
Sesaat kemudian, Jong Hyun dan ayahnya sampai dirumah sakit. Sebelum
masuk kedalam ruangan nenek, Jung Shin dan Jun Hee menarik Jong Hyun untuk ikut dengan mereka.
Sedangkan ayah dan ibu masuk kedalam ruangan nenek.
“Jong Hyun ikutlah!”. Kata Jung Shin sambil menarik tangan Jong
Hyun.
“ada apa memangnya? Kenapa sih kalian berdua menarik ku?”.
“sudahlah kak Jong Hyun diam saja! Ikut dengan kita, ada yang mau
kami bicarakan! Ini penting!”.
“baiklah! Tapi lepaskan tangan ku! Kalian ini menyeret ku seperti
kambing saja!”.
“kak Jong Hyun! Kami akan membantu mu untuk membantalkan rencana
nenek untuk menjodohkan mu dengan gadis yang akan dijodohkan dengan mu itu!”.
“apa sih maksud kalian? Nanti nenek bisa marah!”.
“Jong Hyun ini semua demi kebaikan mu! Apa kau mau menghabiskan
waktu mu dengan gadis itu?”.
“aku saja belum mengenalnya, siapa tahu kita memang ditakdirkan
berjodoh?”.
“kak Jong Hyun! Sadarlah!”.
“aaaahh, sudahlah kita lihat saja nanti! Kalau aku membutuhkan
bantuan kalian aku pasti akan menghubungi kalian! Daaaahh!”. Jong Hyun pun
meninggalkan Jung Shin dan Jun Hee.
“aaaarrrrrggg!! Kak Jong Hyun itu bodoh sekali! Sudah bagus kita mau
bantu, tapi dia malah bersikap seperti itu!”.
“tapi kita harus tetap membantu Jong Hyun! Kalau bukan karena dia,
mungkin aku yang akan nenek jodohkan dengan gadis itu!”.
“benar juga kak, selamat ya kak Jung Shin kali ini kau selamat!”.
“terimakasih adikku yang paling cantik!”. Mereka pun bersalaman dan
saling berlempar senyuman.
Sedangkan di ruangan nenek, semua sedang tertawa mengenang masa
lalu, antara kakek Hye Ra dan nenek Jong Hyun. Kemudian Jong Hyun membuka
pintu, dan terjadi keheningan sesaat didalam kamar rawat nenek. Hati Hye Ra
berdebar kencang, karena penasaran bagaimana wajah orang yang akan dijodohkan
dengannya, begitupun dengan kakek yang sudah sangat tidak sabar menunggu
pertemuan Hye Ra dengan Jong Hyun. Kemudian Jong Hyun pun masuk kedalam, dan
Jong Hyun dan Hye Ra pun saling terkejut dan melemparkan pandangan tidak
percaya.
“Jong Hyun.....!! Lee Jong Hyun, jadi kau orangnya!”. Kata Hye Ra
yang terkejut.
“hah... Hye Ra! Kenapa bisa kau orangnya?”. Sambung Jong Hyun.
“jadi kalian sudah saling kenal! Waaah, menyenangkan sekali! Kalian
memang berjodoh sepertinya! Nenek senang sekali!”. Kata nenek yang langsung terbangun
dari tempat tidurnya.
“waaah, ini menarik sekali! Kalian kenal dimana?”. Sambung kakek
sambil tersenyum bahagia.
“kami teman satu kampus”. Jawab Jong Hyun.
“kalian sepertinya sangat cocok, kalau begitu kalian harus
secepatnya menikah!”. Kata nenek.
“apa?? Tidak bisa cepet itu!”. Jawab Jong Hyun dan Hye Ra bersamaan.
“wah, kalian menjawab bersamaan! Kalian memang ditakdirkan
berjodoh!”. Sambung ibu Jong Hyun, yang menjadi bersemangat.
Mereka berdua pun hanya terdiam, karena merasa terdesak. Sedangkan
dari balik pintu Jung Shin dan Jun Hee mendengarkan pembicaran yang terjadi didalam.
Jung Shin dan Jun Hee sangat terkejut mendengar apa yang dibicarakan didalam.
Sekarang mereka berdua sangat bingung bagaimana menggagalkan rencana nenek yang
akan menjodohkan saudaranya dengan gadis yang belum mereka kenal seluruhnya.
Dan rencana pernikahan mereka akan dilaksanakan secepat mungkin.
“kak! Bagaimana ini? Apa yang harus kita lakukan sekarang?”.
“aku juga sedang berfikir!”Originaly Written by Mayda Mentari Nugraha Putri and posted by Narawungi Dasandriya







0 comments:
Post a Comment